first-page
  • Alfin Ardiansyah
  • 26 Agustus 2024
  • 154

Basuki Berdiskusi dengan Sri Mulyani Tentang Tambahan Kuota Rumah Subsidi

Basuki Hadimuljono berdiskusi dengan Sri Mulyani terkait Kuota Rumah Subsidi, Yuk simak!

Pemerintah Indonesia terus berupaya memberikan akses perumahan yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program rumah subsidi.Baru-baru ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa ia tengah berdiskusi dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, terkait rencana penambahan kuota rumah subsidi.

Mengapa Tambahan Kuota Rumah Subsidi Penting?

Rumah subsidi telah menjadi andalan bagi banyak masyarakat Indonesia untuk memiliki hunian layak dengan harga terjangkau. Dengan harga yang lebih rendah dibandingkan rumah non-subsidi, program ini memberikan solusi bagi mereka yang kesulitan membeli rumah di pasar bebas.

Namun, tingginya permintaan membuat kuota rumah subsidi sering kali cepat habis. Oleh karena itu, penambahan kuota dianggap penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi.

Dijual Unit LRT City Ciracas Tower Azure lantai 23 No. Unit 29 2 BR

Jl. Pengantin Ali , Jakarta Timur, DKI Jakarta

IDR 891 jt

Apartemen Strategis di LRT City Ciracas yang nempel dengan stasiun LRT Ciracas LRT City Ciracas Tower Azure lantai 23 No Unit 29 2...

Bisa Nego Dijual
Ads

Basuki Hadimuljono: Memastikan Pemerataan Akses Perumahan

Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan bahwa tambahan kuota rumah subsidi dapat segera direalisasikan.

Diskusi antara Basuki dan Sri Mulyani ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa program perumahan ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. "Kami terus berkomunikasi dengan Bu Sri Mulyani untuk mencari solusi terbaik bagi penambahan kuota ini," ungkap Basuki.

Dampak Ekonomi dari Program Rumah Subsidi

Program rumah subsidi tidak hanya memberikan dampak positif bagi penerima manfaat langsung, tetapi juga memiliki implikasi ekonomi yang lebih luas. Dengan bertambahnya kuota rumah subsidi, industri properti dapat berkembang lebih pesat.

Para pengembang akan mendapatkan lebih banyak proyek, yang pada gilirannya menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya beli masyarakat. Hal ini juga membantu stabilitas ekonomi dengan meningkatkan aktivitas di sektor konstruksi dan terkait.

Berita Terkait

The Lagoon Park E8 No. 11 Tipe Evia Kab. Bogor Jawa Barat

Lagoon Park (Evia) E8 No. 11

851,96 jt

The Lagoon Park Evia E8 No 11 Tipe 40 Luas Bangunan 60 Luas Tanah 40 2 Kamar Tidur 1 Kamar Mandi

Bisa Nego Dijual
Ads

The Lagoon Park Tipe Alora Blok E1 No. 23 Kab. Bogor Jawa Barat

Lagoon Park (Alora) Blok E1 No. 23

1,323 M

The Lagoon Park Alora Blok E1 No 23 Tipe 69 Luas Bangunan 69 Luas Tanah 78 3 Kamar Tidur 2 Kamar Mandi

Bisa Nego Dijual
Ads

The Lagoon Park Tipe Alora Blok E1 No. 22 Kab. Bogor Jawa Barat

Lagoon Park (Alora) Blok E1 No. 22

1,323 M

The Lagoon Park Tipe Alora Blok E1 No 22 Tipe 69 Luas Bangunan 69 Luas Tanah 78 3 Kamar Tidur 2 Kamar Mandi

Bisa Nego Dijual
Ads